RUNS Digandeng Kemenkop, Siapkan Teknologi untuk Operasional 80.000 Koperasi Merah Putih

kabarkoperasi.id, Jakarta – PT Global Sukses Solusi Tbk (RUNS) melalui produk digitalnya, Accounting+, resmi ditunjuk sebagai mitra teknologi dalam program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diinisiasi Kementerian Koperasi Republik Indonesia.

Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Pemberitahuan Kementerian Koperasi RI Nomor B-89/D.1.KOP/PK.00.00/2026 tertanggal 5 Maret 2026. Dalam program ini, RUNS akan berperan sebagai penyedia layanan teknologi yang mendukung operasional hingga 80.000 koperasi baru yang akan dibentuk di berbagai desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

Penunjukan mitra digital ini menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk mempercepat implementasi program Koperasi Merah Putih sekaligus memperkuat tata kelola koperasi melalui pemanfaatan teknologi digital. Dengan sistem digital yang terintegrasi, pemerintah berharap pengelolaan koperasi dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, dan efisien.

Sebagai perusahaan penyedia solusi Enterprise Resource Planning (ERP) asal Asia Tenggara yang telah berstatus perusahaan terbuka, RUNS dipercaya menjadi salah satu platform teknologi yang terhubung dengan Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (SIMKOPDES) milik Kementerian Koperasi.

Integrasi ini diharapkan mampu mendukung pengelolaan keuangan, pelaporan, manajemen usaha, serta operasional koperasi secara lebih efektif dan terstruktur.

Direktur Utama PT Global Sukses Solusi Tbk Sony Rachmadi Purnomo mengatakan penunjukan tersebut menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi perusahaan dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan melalui koperasi.

“Penunjukan RUNS sebagai mitra teknologi dalam ekosistem Koperasi Merah Putih merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi perseroan. Kami melihat program ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui koperasi yang modern, transparan, dan berbasis data yang terintegrasi dengan SIMKOPDES,” ujar Sony dalam keterangannya (5/3/26).

Ia menjelaskan, pengalaman perusahaan selama lebih dari satu dekade dalam menyediakan solusi digital bagi berbagai perusahaan besar dan BUMN menjadi salah satu faktor yang mendukung kepercayaan tersebut.

Keterlibatan RUNS dalam program ini juga sejalan dengan strategi bisnis perusahaan yang berfokus pada penguatan model pendapatan berbasis langganan atau recurring revenue pada 2026. Strategi tersebut dilakukan dengan memperluas penggunaan layanan berbasis Software as a Service (SaaS) serta memperkuat pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan transparansi organisasi.

Selain itu, partisipasi RUNS dalam program Koperasi Merah Putih juga memperkuat posisi perusahaan dalam mendorong digitalisasi sektor ekonomi kerakyatan, khususnya koperasi.

Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam pengembangan solusi ERP dan SaaS, perusahaan melihat peluang besar dalam pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas tata kelola koperasi, terutama pada aspek pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan, serta transparansi operasional.

Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sendiri merupakan salah satu inisiatif strategis nasional yang bertujuan memperkuat perekonomian desa melalui pembentukan koperasi modern yang profesional, transparan, dan terintegrasi secara digital.

Pemerintah menargetkan pembentukan sekitar 80.000 koperasi baru di berbagai desa dan kelurahan di seluruh Indonesia yang diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal.

Berdasarkan data Databoks, pada 2025 sektor koperasi di Indonesia tercatat memiliki total aset sekitar Rp275 triliun dengan total Sisa Hasil Usaha (SHU) mencapai Rp7,2 triliun.

Program ini juga didukung oleh kerangka regulasi dari Kementerian Koperasi dan UKM, termasuk Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pengembangan dan Penguatan Koperasi yang menekankan pentingnya tata kelola koperasi yang transparan, akuntabel, serta terdigitalisasi secara nasional.

Dalam implementasinya, RUNS menghadirkan Accounting+ sebagai solusi akuntansi yang dirancang agar mudah digunakan, termasuk oleh organisasi yang belum memiliki sumber daya akuntansi yang kompleks.

Sistem tersebut dilengkapi berbagai fitur seperti pencatatan transaksi otomatis, laporan keuangan yang dapat dihasilkan secara instan, serta template akun siap pakai yang memungkinkan proses pembukuan dilakukan dengan lebih cepat dan akurat.

Accounting+ juga dilengkapi teknologi Artificial Intelligence (AI) Personal Assistant yang mampu menganalisis data transaksi dan keuangan untuk menghasilkan berbagai insight, termasuk tren keuangan serta notifikasi proaktif mengenai kondisi finansial organisasi.

Dengan dukungan teknologi tersebut, koperasi diharapkan dapat menjalankan operasional secara lebih profesional sekaligus mempermudah proses pelaporan serta integrasi data dengan sistem pemerintah melalui SIMKOPDES.

sumber: emitennews.com (2026)

Bagikan