30 Ribu Sarjana Dibuka Kemhan, Zulfikar Dachlan: Ini Bisa Tekan Pengangguran dan Gerakkan Ekonomi Desa 

Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI membuka lowongan bagi 30.000 sarjana untuk kebutuhan program KDKMP. Kebijakan ini dinilai menjadi langkah strategis dalam mengurangi angka pengangguran, khususnya di kalangan lulusan perguruan tinggi.

Pengamat ekonomi politik, Zulfikar Dachlan menilai bahwa program ini tidak hanya membuka lapangan pekerjaan, akan tetapi juga berpotensi menjadi penggerak ekonomi di tingkat desa.

Menurut Zulfikar Dachlan, kehadiran program KDKMP dapat memberikan dampak yang berkelanjutan apabila diarahkan pada penguatan sektor produktif masyarakat desa.

“Dengan adanya rekrutmen ini, pemerintah tidak hanya mengurangi pengangguran sarjana, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi di desa sebagai basis pembangunan nasional, karena adanya KDKMP ini dan adanya orang-orang sarjana di dalamnya maka persentase berjalannya gerai KDKMP di setiap desa dapat berjalan dengan baik dengan inovasi yang akan diberikan,” ujar Zulfikar Dachlan saat ditemui oleh tim redaksi kabarkoperasi.id.

Zulfikar Dachlan menambahkan, bahwa keterlibatan sarjana dalam program KDKMP diharapkan mampu menghadirkan inovasi serta meningkatkan produktivitas di berbagai sektor ekonomi lokal.

“Sarjana yang terlibat harus mampu menjadi agen perubahan di desa, untuk membawa ide-ide baru, serta menciptakan peluang usaha bagi KDKMP bisa berkembangan dan berkelanjutan,” Kata Zulfikar Dachlan saat ditemui oleh tim redaksi kabarkoperasi.id.

Tambahnya, Zulfikar Dachlan menilai bahwa langkah Kemhan ini perlu diimbangi dengan sistem pelatihan dan pendampingan yang tepat agar para peserta dapat memberikan kontribusi nyata dilapangan.

“Program ini akan efektif jika dibarengi dengan adanya pelatihan yang terarah dan pendampingan yang berkelanjutan. Jangan sampai hanya sebatas penyerapan tenaga kerja tanpa dampak jangka panjang,” tambahnya saat ditemui oleh tim redaksi kabarkoperasi.id.

Zulfikar Dachlan juga menekankan pentingnya sinergi anatar pemerintah pusat dan daerah agar implementasi program KDKMP dapat berjalan optimal hingga tingkat desa.

Pendaftaraan program ini dapat diakses melalui laman resmi sppi-kdkmo.id dengan mengisi data diri sesuai persyaratan yang telah ditentukan.

Program KDKMP diharapkan menjadi salah satu solusi konkret dalam menjawab tantangan pengangguran terdidik sekaligus memperkuat perekonomian nasional dari tingkat desa.

Dengan adanya insiatif ini, Zulfikar Dachlan optimistis bahwa sinergi antara pemerintah dan sumber daya manusia terdidik dapat mempercepat pemerataan pembangunan ekonomi di Indonesia.

Bagikan