Kemenkop Gelar Rapim Paripurna, Bahas Operasionalisasi Koperasi Merah Putih hingga Bentuk Patroli Siber

kabarkoperasi.id, Jakarta – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) Paripurna pada Minggu (30/3/2026) di Ruang Rapat Lantai 8 Gedung Kemenkop, Jakarta. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Koperasi Ferry Juliantono didampingi Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, dan dihadiri oleh para pejabat di lingkungan Kementerian Koperasi.

Agenda utama dalam rapim kali ini adalah membahas kesiapan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang menjadi program prioritas pemerintah. Sejumlah isu teknis dan strategis dibahas secara menyeluruh guna memastikan program tersebut dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Sejumlah Agenda Teknis Dibahas Mendalam

Dalam rapat tersebut, para pejabat Kemenkop mendiskusikan berbagai aspek krusial yang menjadi fondasi berjalannya KDKMP di lapangan. Di antaranya adalah penyusunan peraturan terkait proses verifikasi dan validasi pembangunan koperasi desa dan kelurahan, yang dinilai penting untuk memastikan setiap koperasi yang terbentuk benar-benar memenuhi standar yang ditetapkan.

Selain itu, rapat juga membahas skema operasionalisasi dan model bisnis KDKMP secara lebih rinci. Hal ini mencakup bagaimana koperasi akan menjalankan fungsinya sebagai offtaker, yakni sebagai penyerap hasil produksi dari masyarakat dan petani di tingkat desa. Mekanisme pengadaan alat-alat yang dibutuhkan untuk menjalankan fungsi tersebut turut menjadi bahan pembahasan, mengingat ketersediaan sarana operasional merupakan syarat mutlak agar koperasi dapat berfungsi optimal sejak hari pertama beroperasi.

Tak ketinggalan, kapasitas digitalisasi Kemenkop juga menjadi sorotan dalam rapim tersebut. Para pejabat sepakat bahwa kemampuan digital kementerian perlu diperluas agar dapat mendukung pengelolaan dan pemantauan ribuan KDKMP yang tersebar di seluruh Indonesia secara efisien dan transparan.

Ferry Minta Patroli Siber Segera Dibentuk

Salah satu arahan yang cukup menyita perhatian dalam rapim tersebut adalah instruksi Menteri Ferry agar segera dibentuk tim patroli siber. Tim ini nantinya bertugas menyisir pemberitaan-pemberitaan negatif yang beredar di ruang digital terkait program KDKMP.

Pembentukan patroli siber ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menjaga narasi publik seputar program Koperasi Merah Putih yang belakangan kerap menjadi sorotan dan perdebatan di berbagai platform media sosial maupun media daring. Dengan adanya tim khusus ini, Kemenkop berharap dapat merespons informasi yang dianggap keliru atau menyesatkan secara lebih cepat dan terukur.

KDKMP sebagai Tulang Punggung Ekonomi Desa

Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan salah satu inisiatif besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dirancang untuk memperkuat struktur ekonomi dari tingkat paling bawah. Melalui koperasi ini, pemerintah menargetkan hadirnya entitas ekonomi kolektif di setiap desa dan kelurahan yang mampu mengelola distribusi barang, menyerap hasil produksi lokal, hingga menyediakan kebutuhan pokok masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau.

Rapim Paripurna yang digelar Kemenkop ini menjadi sinyal bahwa pemerintah tengah berpacu dengan waktu untuk memastikan seluruh perangkat regulasi, operasional, dan dukungan infrastruktur digital siap sebelum KDKMP mulai beroperasi secara penuh di seluruh wilayah Indonesia.

Sumber: Website Resmi Kementrian Koperasi

Bagikan