Kabar Baik! Menteri Koperasi Resmikan SPBUN di Aceh Selatan, Nelayan Kini Bisa Hemat Biaya Melaut 

kabarkoperasi.id, Aceh Selatan – Menteri Koperasi Ferry Juliantono meresmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) berbasis koperasi di Kecamatan Bakongan Timur, Kabupaten Aceh Selatan.

Peresmian SPBUN di Aceh Selatan dapat dinilai sebagai langkah konkret pemerintah dalam memperkuat perekonomian masyarakat pesisir, khususnya nelayan yang selama ini membutuhkan akses bahan bakar yang lebih mudah, tepat sasaran, dan terjangkau.

Diliput dari web resmi Kemenkop, Ferry Juliantono mengatakan bahwa kehadiran SPBUN berbasis koperasi diharapkan dapat menekan biaya operasional melaut sekaligus meningkatkan pendapatan nelayan.

Menurut Ferry, keberadaan fasilitas tersebut juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mendorong pengelolaan sektor kelautan dan perikanan yang lebih modern, berkelanjutan, dan produktif.

“Dengan hadirnya SPBUN ini, kami berharap ada perubahan nyata terhadap kondisi ekonomi masyarakat pesisir, terutama nelayan yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan,” kata Ferry.

Dengan adanya agenda peresmian tersebut turut hadir Wakil Kelautan dan Perikanan DIdit Herdiawan Ashaf serta Bupati Aceh Selatan Mirwan MS.

Ferry menegaskan, pemerintah akan terus mendorong pembangunan SPBUN di berbagai wilayah pesisir lain di Indonesia yang memiliki aktivitas perikanan cukup tinggi.

Ferry menilai masyarakat nelayan yang tinggal di kawasan pantai masih menjadi kelompok yang membutuhkan perhatian lebih besar karena secara ekonomi relatif rentan.

Karenanya, menurut Ferry, sangat mendukung pemerintah melalui penyediaan infrastruktur penunjang seperti SPBUN sangat penting untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Selain meresmikan SPBUN, Ferry juga menyoroti pentingnya sinergi antara program Kampung Nelayan Merah Putih dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Sementara itu, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf mengungkapkan bahwa  peresmian SPBUN di Aceh Selatan merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan keadilan energi bagi masyarakat nelayan.

“SPBUN ini hadir agar nelayan mendapatkan akses energi yang lebih adil, efisiensi, dan terjangkau,” ujar Didit.

Di sisi lain, Bupati Aceh Selatan Mirwan MS menjelaskan daerahnya memiliki potensi besar di sektor kelautan dan perikanan.

Ia menyebutkan, terdapat 71 desa pesisir di wilayah tersebut dengan jumlah nelayan sekitar 7.000 orang.

Menurut Mirwan, sektor perikanan menjadi salah satu tulang punggung perekonomian daerah, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dari hasil laut.

Karena itu, Mirwan berharap dukungan pemerintah terhadap nelayan dapat terus diperkuat agar kesejahteraan mereka meningkat sejalan dengan kontribusi besar yang diberikan kepada perekonomian daerah maupun nasional.

Tim redaksi kabarkoperasi menilai bahwa pembangunan SPBUN di Aceh Selatan menjadi bagian dari upaya memperkuat koperasi sebagai fondasi ekonomi rakyat sekaligus mendorong kemajuan sektor kelautan berbasis masyarakat pesisir.

Sumber: kop.go.id (2026)

Bagikan