Koperasi Desa Merah Putih Serap 18.000 Tenaga Kerja, Prabowo: Ekonomi Desa Harus Jadi Kekuatan Bangsa 

kabarkoperasi.id, Jakarta – Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diinisiasi pemerintah Presiden Prabowo Subianto mulai menunjukan dampak ekonomi di tingkat desa. Hingga saat ini, sebanyak 1.061 koperasi dilaporkan telah beroperasi di berbagai daerah di Indonesia.

Hasil liputan tim kabarkoperasi.id, berdasarkan rata-rata kebutuhan di setiap gerai KDKMP membutuhkan tenaga kerja sekitar 17 orang, keberadaan 1.061 KDKMP tersebut diperkirakan telah menyerap sekitar 18.000 tenaga kerja baru. Seluruh tenaga kerja itu mayoritas berasal dari warga desa setempat, sehingga program ini dinilai tidak hanya memperkuat ekonomi lokal, tetapi juga membuka peluang kerja langsung bagi masyarakat pedesaan.

Pemerintah menargetkan jumlah koperasi yang beroperasi terus meningkat hingga mencapai 30.000 unit pada 16 Agustus 2026. Apabila target tersebut terealisasi dengan pola penyerapan tenaga kerja yang sama, program KDKMP berpotensi menciptakan lebih dari 50.000 lapangan kerja baru di seluruh Indonesia.

Presiden Prabowo sebelumnya menegaskan bahwa pembangunan ekonomi nasional harus dimulai dari desa. Menurutnya, koperasi menjadi instrumen penting untuk menciptakan pemerataan kesejahteraan dan memperkuat kemandirian masyarakat.

“Kita ingin desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Koperasi harus menjadi alat rakyat untuk bangkit, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat kesejahteraan masyarakat di daerah,” ujar Presiden Prabowo dalam pidatonya.

Prabowo juga menekankan bahwa program KDKMP tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga bertujuan membangun ekosistem usaha rakyat yang berkelanjutan.

“Kalau ekonomi desa bergerak, maka ekonomi nasional juga akan semakin kuat. Karena kekuatan bangsa ini ada di rakyat kecil dan daerah,” kata Presiden Prabowo.

Selain menjadi pusat aktivitas ekonomi desa, koperasi ini juga diharapkan mampu memperkuat rantai distribusi kebutuhan pokok, meningkatkan daya saing produk distribusi dari kota besar.

Dengan skala pengembangan masif, program KDKMP diproyeksikan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi kerakyatan terbesar dalam beberapa tahun ke depan, terutama dalam memperkuat ketahanan ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat akar rumput.

Bagikan