Koperasi Awards 2026 Penghargaan kepada Penggerak Koperasi Indonesia

Koperasi Awards 2026

Koperasi Awards 2026 – Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama detikcom menggelar Koperasi Awards 2026 di Jakarta, Kamis (20/8/2026). Acara ini memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh yang aktif membina dan mengembangkan koperasi.

Penghargaan tersebut juga menjadi bentuk apresiasi bagi pihak yang ikut memperkuat gerakan koperasi di Indonesia.

Tujuh Kategori Koperasi Awards 2026

Koperasi Awards 2026 menghadirkan tujuh kategori penghargaan. Kategori tersebut mencakup Bakti Koperasi Makarti Guna Swasembada.

Ada pula Bakti Koperasi Satya Bhakti Pamong Artha dan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara. Panitia juga memberikan penghargaan dalam kategori Bakti Koperasi Pradana Nayaka.

Kategori lainnya yaitu Anugerah Amerta Bakti. Selain itu, terdapat Koperasi Gen Z dan Bakti Koperasi Sri Radhana Swasembada.

Menurut detikFinance, Koperasi Gen Z mengapresiasi tokoh muda yang mendorong perkembangan koperasi melalui digitalisasi. Sementara itu, Bakti Koperasi Sri Radhana Swasembada mengapresiasi tokoh masyarakat yang menggerakkan ekonomi rakyat melalui koperasi.

Delapan Penggerak Terima Bakti Koperasi Makarti Guna Swasembada Pada Koperasi Awards 2026

Koperasi Awards 2026 memberikan penghargaan Bakti Koperasi Makarti Guna Swasembada kepada delapan penggerak koperasi.

Penerimanya yaitu Harijanto. Ia merupakan Pendiri dan Pembina Koperasi Konsumen Karyawan PT ADIS Dimension Footwear Kabupaten Tangerang, Banten.

Penerima berikutnya yaitu Sugeng Priyono. Ia menjabat Ketua Koperasi Simpan Pinjam Mitra Dhuafa Kota Jakarta Selatan.

Ada pula Eva Marliyanti. Ia merupakan Presiden Direktur Koperasi Produsen Agro Niaga (KAN) Jabung Syariah Jawa Timur.

Usup Supriatna juga menerima penghargaan. Ia menjabat Ketua Koperasi Produsen Mina Agar Makmur Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Penerima lainnya yaitu Toto. Ia menjabat Ketua Koperasi Produsen Koperasi Serba Usaha Tandangsari Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Ipda Sukamto juga masuk dalam daftar penerima. Ia merupakan Ketua Koperasi Konsumen Primkoppol Satbrimob Polda Jabar Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Tamrin turut menerima penghargaan. Ia menjabat Ketua Koperasi Unit Desa Produsen Sejahtera Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Zesly Norensah Weysmin Pah juga menerima penghargaan. Ia menjabat Ketua KSP TLM.

Penghargaan untuk Pembina Koperasi Daerah

Kategori Bakti Koperasi Satya Bhakti Pamong Artha memberikan penghargaan kepada sejumlah pejabat daerah.

Penerimanya antara lain Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika Samuel Yogi. Ada pula Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tasikmalaya Endang Syahrudin.

Penerima lainnya yaitu Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung Dindin Syahidin. Kepala Dinas Koperasi, UKM Sumatera Barat Endrizal juga menerima penghargaan.

Koperasi Gen Z dan Bakti Koperasi Sri Radhana Swasembada

Koperasi Awards 2026 memberikan kategori Koperasi Gen Z kepada Zaskia Hana Abiquel. Ia menjabat Ketua Koperasi Produsen Warkopin Maju Jaya.

Sementara itu, Burhanuddin Abdullah menerima penghargaan Bakti Koperasi Sri Radhana Swasembada. Dalam daftar penerima detikFinance, Burhanuddin tercatat dari Universitas Koperasi Indonesia periode 2011-2023.

Kepala Daerah Raih Bakti Koperasi Nayaka Mahambara

Kategori Bakti Koperasi Nayaka Mahambara memberikan penghargaan kepada sejumlah kepala daerah.

Penerimanya antara lain Bupati Mimika Johannes Rettob. Ada pula Bupati Bengkalis Kasmarni dan Bupati Bone Andi Asman Sulaiman.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman juga menerima penghargaan. Bupati Paser Fahmi Fadli turut masuk dalam daftar penerima.

Penerima lainnya yaitu Bupati Pasuruan M. Rusdi Sutejo. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari juga menerima penghargaan.

Bupati Bandung M. Dadang Supriatna turut menjadi penerima.

Penghargaan juga diberikan kepada Bupati Madiun Hari Wuryanto. Bupati Sleman Harda Kiswaya dan Bupati Bantul Abdul Halim Muslih turut menerima penghargaan.

Bupati Musi Banyuasin M. Toha juga masuk dalam daftar penerima. Begitu pula Bupati Penukal Abab Lematang Ilir Asgianto.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa dan Bupati Gayo Lues Suhaidi juga menerima penghargaan.

Enam Gubernur Raih Penghargaan

Enam gubernur juga menerima penghargaan dalam kategori Bakti Koperasi Nayaka Mahambara.

Mereka yaitu Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Penerima lainnya adalah Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena. Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman juga menerima penghargaan.

Gubernur Banten Andra Soni dan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru turut masuk dalam daftar penerima.

Pimpinan BUMN dan Pejabat Nasional Terima Penghargaan

Kategori Bakti Koperasi Pradana Nayaka memberikan penghargaan kepada sejumlah pimpinan badan usaha dan pejabat.

Penerimanya antara lain Direktur Utama PT Bank Mandiri Riduan. Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Putrama Wahju Setyawan juga menerima penghargaan.

Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Hery Gunardi turut menjadi penerima. Ada pula Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi.

Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Anggoro Eko Cahyo juga menerima penghargaan. Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota turut masuk dalam daftar.

Penghargaan juga diberikan kepada Direktur Utama ID FOOD Ghimoyo. Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo dan Direktur Utama PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri juga menerima penghargaan.

Penerima lainnya yaitu Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito. Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat juga menerima penghargaan.

Ketua Umum APKASI Bursah Zarnubi turut menerima penghargaan. Begitu pula Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung Republik Indonesia Reda Manthovani.

Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal TNI Tandyo Budi Revita R juga menerima penghargaan. Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf turut masuk dalam daftar.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan juga menerima penghargaan. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto turut menjadi penerima.

Penghargaan berikutnya diberikan kepada Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian. Menteri Agama Nasaruddin Umar juga masuk dalam daftar penerima.

Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara Dony Oskaria turut menerima penghargaan. Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Muhammad Yusuf Ateh juga menerima penghargaan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas turut menjadi penerima.

Anugerah Amerta Bakti untuk Tokoh Koperasi

Kategori Bakti Koperasi Anugerah Amerta Bakti memberikan penghargaan kepada empat tokoh. Mereka yaitu Prof. Dr. Dawam Raharjo, S.E., Adi Sasono, Prof. Dr. Mubyarto, dan Prof. Dr. Sri Edi Swasono.

Menurut detikFinance, kategori tersebut mengapresiasi tokoh yang berkontribusi terhadap perkembangan koperasi Indonesia. Mereka juga meninggalkan warisan pemikiran dan pengabdian lintas generasi.

Ferry Juliantono Dorong Modernisasi Koperasi

Melansir ANTARA, Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan koperasi bukan sekadar badan usaha. Menurut Ferry, koperasi membawa gagasan ekonomi yang mengutamakan kebersamaan dan gotong royong.

Koperasi juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan anggota. Selain itu, koperasi dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Melalui Koperasi Award 2026, kita memberikan apresiasi kepada insan dan koperasi yang telah menunjukkan dedikasi, inovasi, dan kerja nyata,” kata Ferry. (20/8/2026)

Ferry menilai nilai dasar koperasi tetap relevan di tengah perubahan zaman. Karena itu, koperasi perlu menerapkan strategi baru agar mampu mengikuti perkembangan ekonomi.

Menurutnya, Koperasi Award 2026 tidak hanya berfokus pada penerima penghargaan. Ajang tersebut juga menjadi bentuk pengakuan terhadap pihak yang terus melanjutkan cita-cita koperasi dari Bung Hatta.

Ferry menyebut Kementerian Koperasi memiliki tanggung jawab membina koperasi yang telah berkembang. Saat ini, sekitar 130 ribu koperasi tercatat dalam ekosistem ekonomi nasional.

Ferry berharap masyarakat tidak hanya mengukur keberhasilan koperasi dari skala organisasi. Koperasi juga harus memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

Penguatan kelembagaan menjadi salah satu langkah penting. Koperasi juga perlu meningkatkan profesionalisme dan kemampuan menciptakan kesejahteraan.

Ferry turut mengajak gerakan koperasi Indonesia memperkuat modernisasi. Menurutnya, koperasi perlu membangun sinergi dengan badan usaha lain.

Sinergi tersebut dapat melibatkan BUMN dan perusahaan swasta. Kerja sama tersebut dapat membantu koperasi mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Sumber: ANTARA dan detikFinance, 2026.

Bagikan