30.000 Kopdes Merah Putih Ditargetkan Rampung Jelang HUT RI ke-81

Kopdes Merah Putih

kabarkoperasi.id, Jakarta – Pemerintah mempercepat pembangunan dan persiapan operasional 30 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di seluruh Indonesia. Pemerintah menargetkan seluruh pembangunan selesai pada 16 Agustus 2026, sehari sebelum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan mengatakan target tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat ekonomi desa. Menurutnya, keberadaan KDMP dapat memperluas pemerataan ekonomi dan meningkatkan kemandirian masyarakat.

“Target yang bertepatan dengan momentum HUT ke-81 RI ini diproyeksikan menjadi pendorong utama pemerataan dan kemandirian ekonomi desa,” kata Zulkifli Hasan di Jakarta, dikutip dari Antara, Minggu (9/8/2026).

Pemerintah terus mempercepat pembangunan fisik sekaligus menyiapkan operasional koperasi. Hingga 9 Agustus 2026, sebanyak 9.294 unit KDMP telah menyelesaikan pembangunan fisik. Angka tersebut terus bertambah karena tim pembangunan mampu menyelesaikan sekitar 150 hingga 200 unit setiap hari.

Kopdes Merah Putih Mulai Masuk Tahap Operasional

Pemerintah tidak hanya membangun sarana dan prasarana koperasi. Pemerintah juga menyiapkan sistem pengelolaan agar setiap koperasi dapat menjalankan usaha secara optimal.

Dari total koperasi yang telah menyelesaikan pembangunan, sebanyak 1.061 unit sudah siap beroperasi penuh. Di saat yang sama, pemerintah masih melanjutkan proses perekrutan 30 ribu manajer koperasi.

Para manajer akan memimpin kegiatan usaha koperasi di tingkat desa. Mereka juga bertugas menjaga tata kelola serta memastikan koperasi memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Mereka akan menjadi motor penggerak koperasi, mengawasi disiplin pangan, dan memastikan manfaat ekonomi kembali kepada masyarakat desa,” ujar Zulkifli Hasan.

Kopdes Merah Putih Dorong Kemandirian Ekonomi Desa

Pemerintah berharap KDMP mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat desa. Program ini juga diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi di berbagai daerah.

Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Selatan, Morena, menilai koperasi memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi desa. Menurutnya, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga menjadi penghubung berbagai aktivitas usaha masyarakat.

Morena menjelaskan bahwa koperasi dapat menyalurkan kebutuhan pokok kepada masyarakat. Selain itu, koperasi juga dapat membantu pemasaran produk lokal dan mendorong pertumbuhan usaha mikro di desa.

“Koperasi dapat menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok, pemasaran produk lokal, pengembangan usaha masyarakat, serta penggerak perputaran ekonomi yang manfaatnya kembali kepada warga desa,” kata Morena.

Pemerintah kini terus mengejar target penyelesaian pembangunan KDMP sebelum HUT ke-81 RI. Selain menyelesaikan pembangunan fisik, pemerintah juga memperkuat kesiapan operasional koperasi.

Keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada jumlah bangunan yang selesai. Kesiapan pengelola dan kemampuan koperasi menjalankan kegiatan ekonomi secara berkelanjutan juga menjadi faktor penentu keberhasilan program.

Sumber: ANTARA dan Metro TV (2026).

Bagikan