kabarkoperasi.id, Bandung – Kementerian Koperasi (Kemenkop) terus mendorong peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya dalam menghadapi tantangan pemasaran digital. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kehadiran Tenaga Ahli Kementerian Koperasi, Zulfikar Dachlan, dalam acara Seminar Taste of Eid – Food Photography Workshop yang diselenggarakan di Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung.
Kegiatan seminar ini bertujuan untuk membekali para pelaku UMKM dengan keterampilan fotografi produk makanan agar mampu menampilkan produknya secara lebih estetis dan profesional. Dengan visual yang menarik, diharapkan produk UMKM dapat memiliki daya tarik lebih tinggi saat dipasarkan melalui berbagai platform media sosial dan marketplace digital.
Dalam sambutannya, Zulfikar Dachlan menekankan pentingnya adaptasi UMKM terhadap perkembangan teknologi dan tren pemasaran digital. Menurutnya, kualitas visual produk saat ini menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli sebuah produk, khususnya di era digital.
“Persaingan UMKM saat ini tidak hanya soal rasa atau kualitas produk, tetapi juga bagaimana produk tersebut ditampilkan. Foto produk yang menarik dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas jangkauan pasar UMKM,” ujar Zulfikar.
Selain itu, sebagai bentuk dukungan Zulfikar Dachlan terhadap anggota seminar selaku UMKM memberikan hadiah berupa uang tunai untuk juara harapan 1 dan 2 mendapatkan uang tunai sebesar Rp. 300.00 dan juara 1 sampai 3 mendapatkan uang tunai sebesar Rp. 500.00.
“Bentuk dukungan dari saya untuk harapan 1 dan 2 akan mendapatkan uang tunai dari saya Rp. 300.000, dan juara 1 sampai 3 masing-masing mendapatkan uang tunai Rp. 500.000. Nanti yang menentukan siapa pemenangnya dari panitia saja yang menilai bagaimana hasil foto dari para anggota seminar kali ini,” ujar Zulfikar.
Seminar Taste of Eid – Food Photography Workshop diikuti oleh puluhan pelaku UMKM, khususnya dari sektor kuliner. Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pelatihan langsung mengenai teknik dasar fotografi makanan, pemilihan pencahayaan, komposisi, hingga pengambilan sudut gambar (angle) yang tepat menggunakan kamera ponsel.
Para peserta juga diajarkan bahwa dengan pemanfaatan maksimal kamera handphone, hasil foto produk dapat terlihat profesional layaknya menggunakan kamera khusus. Materi pelatihan disampaikan secara aplikatif agar mudah dipahami dan langsung dapat diterapkan oleh para pelaku UMKM dalam aktivitas promosi sehari-hari.
Selain praktik langsung, peserta seminar juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya konsistensi visual dan storytelling produk dalam konten media sosial. Hal ini dinilai dapat membantu UMKM membangun identitas merek (branding) yang kuat dan mudah dikenali oleh konsumen.
Kementerian Koperasi berharap kegiatan seperti ini dapat mendorong UMKM untuk lebih percaya diri dalam memasarkan produknya secara digital serta mampu meningkatkan penjualan dan keberlanjutan usaha. Ke depan, KemenKop berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kapasitas UMKM melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Dengan adanya seminar ini, diharapkan para pelaku UMKM tidak hanya mampu menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga mampu menyajikannya secara visual menarik sehingga dapat bersaing di pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun global.


